Versi Text Naruto Chapter 691

Versi Text Naruto Chapter 691

 



                                                   ____________ ↓↓↓_____________

Akhirnya setelah pertarungan sengit antara Team Seven dan Kaguya, Team Seven berhasil menang, dan akhirnya kedamaian yang sejati berhasil diwujudkan, lalu apa yang terjadi dengan Naruto dan kawannya setelah mereka berhasil menyelamatkan dunia?

Terlihat disana Team Seven masih bingung mengapa tiba-tiba mereka berada di depan Rikudou Sennin, tanpa banyak bicara Team Seven pun bertanya pada Sang Sennin secara bergantian.

Sakura: “Kakek Rikudou kah?”
 

Kakashi: “Mungkinkah.. kau? Adalah seorang legenda yang terkenal itu?”
 

Hagoromo: “Aku adalah Hagoromo Ootsutsuki, aku juga biasanya dipanggil sebagai Rikudou Sennin oleh banyak orang..”
 

Sakura: “Aku berpikiran demikian juga.. Jadi kau orang yang dapat terbang itu? Setelah semua ini terjadi, tidak ada yang membuatku terkejut lagi, aku benar-benar letih dengan perang ini”
 

Kage ???: “Rikudou Sennin kah? Dia benar-benar membuat kita semua seperti berada di Cerita Peri”
 

Kage ???: “Ini adalah saat pertama kalinya aku melihat semua bijuu bersatu”
 

Kage ???: “Aku sungguh berduka cita, dunia ninja telah benar-benar berubah sejak kematian kami”
 

Kage ???: “Hey, lihat mereka semua.. Lihat jika mereka semua benar-benar melakukannya dengan baik..”
 

Kakashi: “Tidak.. Faktanya aku tidak melakukan semuanya seorang diri.. Terima kasih kepada semua orang yang membantu perang ini, dan juga sedikit dari temanku, ditambah lagi teman lamaku yang meminjamkanku kekuatannya”

Hagoromo: “Meskipun kau menyalahkan dirimu sendiri, dan bahkan saat kau tak dapat benar-benar menghentikan Ibu, tapi Kau benar-benar berperan besar sebagai guru Naruto dan sebagai Teman Obito, Meskipun itu.. Adalah salah satu kemampuan seorang pemimpin yang cukup baik!”
Naruto: “Hah?”
Hagoromo: “Memanggil Kage yang sebelumnya.. dan memanggil mereka semua dalam bentuk bijuu dari dimensi yang lain.. tampaknya ini semua telah berakhir..”

Sambil terlihat Scene bila Para Bijuu dan Para Kage yang telah tewas mengelilingi Team Seven dan Hagoromo di tengah-tengah mereka.

Hagoromo: “Jadi ini semua terjadi karena adanya suatu mukjizat bukan? Kau telah melakukannya dengan baik, hingga dapat menyegel ibu.. dan kau yang disana? Hatake Kakashi kah?”
Kakashi: “Uh, ya..”
Hagoromo: “Jadi, kau salah satu seseorang yang mampu melakukannya..yakni melakukan sesuatu yang sangat baik seperti ini..”

Sementara itu Naruto pun berkomunikasi langsung dengan para Bijuu yang telah berhasil diselamatkan.

Naruto: “Oiii Kurama!? Apa kau benar-benar telah melupakanku? Aku rindu padamu sahabat!?”
Kurama: “Bukankah kau masih memiliki setengah diriku? Diam! Aku tak akan melupakanmu setelah semua ini!”
Son: “Hahahaa!!”

Tiba-tiba Hagoromo memotong pembicaraan Kurama dan Naruto.

Hagoromo: “Tapi, saat ini adalah saat yang telah kutunggu-tunggu, hoii lihat Kurama yang sekarang, dia tampak malu dan bingung..”
Sasuke: “Hmm…”
Hagoromo: “Untuk kelahiran kembali dunia ninja.. Mungkin dapat membuat para bijuu menawarkan bantuan tentunya dengan persetujuan dari mereka”
Kakashi: “Dialah yang membawa Obito kembali, tapi.. Obito seperti kau tahu.. Obito telah mati untuk Naruto”
Hagoromo: “Aku mengetahuinya.. Baiklah.. aku akan meminta Obito agar dia menceritakan semuanya saat aku kembali.. Apa dia masih disini?”

Kakashi tampak merenung disana, bahkan dia terlihat mengingat kembali percakapan dirinya dengan Obito sebelumnya.

Obito: “Tampaknya aku harus pergi sekarang”
Kakashi: “Oh.. baiklah..”
Obito: “Aku telah mengacaukan dunia ninja.. jadi aku tak tahu harus berkata apa-apa padamu sekarang..”
Kakashi: “Untuk temanku yang selalu datang terlambat akibat kesibukannya dalam menyelamatkan kehidupan kecilnya.. sepertinya.. aku akhirnya mampu mengatakan selamat tinggal pada temanku yang satu ini, sebagai seorang teman dan bukan sebagai seorang musuh tentunya.. itulah yang ingin kukatakan..”

Tiba-tiba scene menunjukkan bila wujud mereka tergambar seperti saat mereka masih kecil.

Obito: “Terima kasih Kakashi..”
Kakashi: “Apa kau sekarang punya alasan kenapa kau selalu terlambat?”
Obito: “Aku telah menceritakan padanya.. aku telah berhasil menyelamatkan dirimu.. jadi itu semua tak perlu dibahas lagi.. Rin telah menungguku.. Aku harus pergi.. Sampai bertemu lagi..”
Kakashi: “Aku mengerti..”

Ingatan Kakashi berakhir disini, tiba-tiba kedua mata Sharingan Kakashi berubah menjadi mata normal disini, dan Kakashi terlihat tiba-tiba terjatuh disana, mungkin karena dia sedang kelelahan.

Kakashi: “Terima kasih.. Obito..”
Sakura: “Guru Kakashi..” sambil terlihat Sakura menopang tubuh Kakashi yang terjatuh.
Sasuke: “Hmm…”
Sakura: “Kakashi-sensei, mata sharinganmu..?”
Kakashi: “Ya.. mungkin Kakashi si Sharingan akan berakhir disini.. maaf Sakura”
Sakura: “??”

Scene beralih pada tempat tergeletaknya Madara Uchiha, tampak di tempat Madara telah tiba seorang Hashirama disana.

Hagoromo: “Sasuke.. Naruto.. ini adalah saat terakhir dari pendahulu kalian.. berusahalah menjadi yang lebih baik selagi kalian bisa..”
Sasuke: “Dia tiba-tiba muncul saat dia memilih untuk menggunakannya..”
Hagoromo: “Madara pernah menjadi jinchuriki.. jadi saat dia tidak lagi memiliki bijuu dalam dirinya.. maka tak ada yang dapat menyelamatkannya..”
Sasuke: “Hmmm..”

Tiba-tiba Madara mengatakan sesuatu pada Hashirama disana.

Madara: “Hashirama..”
Hashirama: “Ya..”
Madara: “Kau masih saja naïf… hahaha.. kau masih menjadi orang yang selalu optimis..
Hashirama: “Inilah batasan tentang apa saja yang dapat kita lakukan saat kita masih hidup.. itulah alasan kenapa kita mewariskannya pada generasi selanjutnya.. mereka melakukannya untuk kita berdua.. tak satupun yang mengatakan ini mudah!”
Madara: “Kita berdua pernah melakukan kesalahan yang buruk.. tapi kita tak pernah menyesalinya.. tapi kau itu lain.. kau tak pernah melakukan kesalahan itu.. impianku.. telah tiba.. untuk mati.. mungkin saat itu.. aku mampu.. untuk mengikuti jalanmu..”
Hashirama: “Yang paling penting sekarang, kita memiliki generasi baru penerus kita berdua.. kau pernah berada dalam desakan.. semua itu tak masalah meskipun kita berdua memiliki mimpi yang tak akan terwujud”
Madara: “aku benci sekali memiliki.. seseorang yang mengikutiku dari belakang.. dan itu membuatku tak mungkin memulai sesuatu dari awal..”

Terlihat Hashirama tersenyum di hadapan Madara disana, sementara mereka berdua masih terus berbicara satu sama lain.

Hashirama: “Kau masih ingat saat kita berdua masih kecil? Kau pernah berkata bila “Para Ninja tak akan pernah mengerti sebelum dia mati”.. Dan bahkan di jalan itu ada sebuah keabadian.. dan hal itu tak akan pernah kita persoalkan.. kita harus melengkukkan dan menggantinya agar kita berdua menjadi saudara”
Madara: “Seorang kawankah? Aku.. tak bisa.. itulah kenapa.. aku..”
Hashirama: “Tapi kita berdua telah mati sekarang.. jadi.. sesuatu yang dapat kita lakukan sekarang.. adalah untuk merubah lekukan itu agar menjadi lurus dan kita berdua menjadi teman”

Dan tiba-tiba Madara telah menutup matanya, tampaknya Madara benar-benar telah tewas, sementara itu Hagoromo terlihat akan melakukan sesuatu, dan Naruto tampak akan menuju ke suatu tempat, bergegaslah Naruto saat itu.

Hagoromo: “Sekarang waktunya.. untuk mengembalikan kalian semua!”

Tiba-tiba pergerakan Naruto dihadang Minato.

Naruto: “Ayah?”
Minato: “Oh ya.. ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu..”
Naruto: “??”

Minato: “Selamat ulang tahun…”
Naruto: “Ya.. terima kasih..”
Minato: “Kau telah tumbuh begitu besar Naruto.. aku akan mengatakan pada Kushina tentang semua kejadian yang telah terjadi ini..”
Naruto: “..”
Minato: “Waktunya.. kami tak akan berada disini lagi.. jadi kami tak dapat tinggal disini lebih lama lagi..”
Naruto: “Tolong katakan pada Ibu jika aku telah makan banyak dan itu semua bagus.. aku tidak lagi pilih-pilih ini dan itu.. aku bahkan menaruh miso dan soy sauce di tonkotsuku.. dan lagi Ramen bukanlah makananku satu-satunya, aku mandi setiap hari! Dan kadang-kadang aku juga pergi ke pemandian air panas Konoha, mungkin tempat itu yang biasa dijuluki Pemandian Bak Mandi super besar atau apalah!”

Sementara itu terlihat bila Edo Tensei tak akan bertahan lebih lama lagi.

Kakashi: “…”
Sasuke: “…”
Naruto: “Oh. Dan..dan… aku punya banyak teman.. mereka semua adalah teman yang baik.. dan dia berada disini.. jadi kau dapat menanyainya juga.. aku menghormatinya.. aku selalu mendengar perkataan Hokage Ketiga dan Kakashi-sensei! Itu semua karena aku merasa nyaman.. dan aku tak pernah merasa sedih.. dan.. aku tak begitu baik di pelajaran akademi.. tapi.. aku akhirnya berusia 17 tahun sekarang.. jadi aku tak banyak tahu tentang gadis-gadis dan alcohol.. tapi ibu mengajarkanku bila dialah figur gadis yang paling baik.. itulah semua yang ingin kukatakan.. rupanya tidak ada lagi yang harus kau lakukan saat tiba waktunya untuk melanggar pantangan yang tabu dari tiga aturan ninja.. dan aku berpikir petapa genit adalah orang yang luar biasa, dia yang terbaik.. aku belajar banyak sejak bersamanya.. dan juga aku mempelajari tiga larangan tabu bagi shinobi.. bagaimanapun aku selalu mencoba melakukan yang terbaik.. memang tidak semua berjalan lancar seperti yang ibu pernah katakan padaku.. dan.. aku punya satu mimpi.. aku ingin menjadi Hokage seperti kau.. ayah.. dan mungkin aku akan melampauimu.. aku akan menjadi yang nomor satu.. aku akan melakukannya dengan baik.. jadi bilang pada ibu disana.. jangan khawatir padaku lagi.. ayah!!”

Naruto terlihat menangis sambil menyampaikan perkataan panjang itu semua, sementara para Kage telah menghilang.

Minato: “Baiklah.. aku akan memberitahunya disana..”

Perpisahan yang sungguh mengharukan.

__ Bersambung Ke Naruto Chapter 692 __
Previous
Next Post »
Thanks for your comment